Korporasi Tancap Gas Cari Dana di Pasar Modal

Korporasi disebut langsung tancap gas memburu dana di pasar modal. BEI mencatat sudah ada 13 calon emiten yang bakal melantai di bursa pada kuartal I/2019, sedangkan ada 7 korporasi yang sudah masuk daftar tunggu untuk penerbitan obligasi dan sukuk.
Emanuel B. Caesario | 03 Januari 2019 14:00 WIB
Beberapa korporasi langsung bergerak cepat untuk menghimpun dana di pasar modal pada awal tahun ini.- Ilham Nesabana - Ilham Mogu

Bisnis.com, JAKARTA -- Beberapa korporasi mulai menghimpun dana di pasar modal pada awal 2019. Hal ini terlihat dari panjangnya antrean pipeline penawaran umum perdana saham dan obligasi yang sudah dikantongi PT Bursa Efek Indonesia.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 13 calon emiten baru yang siap melantai di bursa pada kuartal I/2019. Adapun, 6 dari 13 calon emiten di BEI itu adalah perusahaan yang sudah mengajukan sejak akhir tahun lalu.

Di sisi lain, pengamat menilai keputusan untuk melantai di bursa pada semester pertama relatif lebih berisiko. Pasalnya, tahun ini ada agenda pemilihan presiden yang menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan.

Pada semester kedua, korporasi yang memutuskan untuk go public berpotensi lebih banyak dibandingkan semester pertama. Pasalnya, pemilihan presiden dan legislatif sudah selesai sehingga arah kebijakan ekonomi bisa diprediksi. 

Selain menghimpun dana dari aksi initial public offering (IPO), korporasi juga memburu dana lewat surat utang seperti, obligasi dan sukuk pada awal tahun ini.

Saat ini, BEI sudah mengantongi daftar tunggu obligasi dan sukuk dari 7 korporasi dengan total nilai emisi Rp5,43 triliun.

Sepanjang 2018, BEI mencatat total penggalangan dana di pasar modal senilai Rp162,37 triliun yang terdiri atas IPO Rp15,67 triliun, emisi obligasi Rp103,43 triliun, dan rights issue Rp43,27 triliun. Total nilai penghimpunan dana dari pasar modal itu masih lebih rendah dibandingkan dengan pencapaian pada 2017 yang senilai Rp254,51 triliun.

Tag : Obligasi, pasar modal, sukuk, ipo
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top