Pemilu 2019, Ini Tips Memilih Caleg Agar Tidak Salah Pilih

Sepekan lagi pemilu 2019 bakal dilaksanakan. Selain presiden, apakah kamu sudah memiliki pilihan untuk caleg? ini tips Bisnis.com untuk menyaring caleg yang layak dipilih
Ahmad Rifai & Oliv Grenisia | 10 April 2019 19:09 WIB
List Caleg Korup. - Ilham Mogu

Bisnis.com, Jakarta – Calon legislatif jelas kalah tenar dibandingkan dengan dua calon presiden-wakil presiden yang pendukungnya selalu berseteru di jagat maya. Padahal, pera calon legislatif juga penting, tetapi mayoritas masyarakat tidak mengetahui siapa saja yang pantas duduk di kursi wakil rakyat tersebut.

Bahkan, calon legislatif (caleg) ada yang memiliki latar belakang eks narapidana korupsi. Tidak tanggung-tanggung, KPU mengumumkan ada dua 81 caleg dengan rekam jejak hina tersebut.

Keputusan KPU mengumumkan caleg eks koruptor itu sejalan dengan Pasal 182 dan Pasa l240 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang caleg mantan terpidana yang disyaratkan mengumumkan statusnya secara terbuka ke publik.

Tercatat, lembaga legislatif yang mengantongi jumlah caleg eks koruptor tertinggi datang dari DPRD Kabupaten/Kota dengan jumlah 49 orang, kemudian disusul DPRD Provinsi dengan 23 orang, dan DPD menyumbang 9 orang.

Lalu, partai politik (parpol) yang paling banyak menyumbang caleg eks koruptor yakni Partai Demokrat dan Partai Hanura, masing-masing menyumbang 11 caleg. 

Nah, di tengah banyaknya jumlah caleg, bagaimana kita harus memilih yang paling pas dalam waktu kurang dari sepekan menuju pemilu 2019?

Tips Memilih Caleg

Nah, ada beberapa tips yang dihimpun sama Bisnis.com untuk bisa menentukan caleg yang pas menjadi wakil rakyat. Biar, tidak ada penyesalan selama lima tahun ke depan.

Masyarakat terpaksa harus kerja keras mencari rekam jejak para caleg yang jumlahnya sekitar ratusan orang. Hal itu pun menjadi misi mustahil yang bisa dilakukan apalagi dalam sepekan jelang pemilu 2019.

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyaring caleg yang layak dicek rekam jejaknya.

Pertama, singkirkan caleg eks narapidana korupsi yang sudah diumumkan KPU. Walaupun begitu, caleg yang belum menjadi narapidana bukan berarti tidak akan melakukan hal serupa di masa depan sih.

Namun, penyaringan caleg dengan melihat rekam jejaknya sebagai eks narapidana koruptor adalah langkah pertama yang paling mudah.

Kedua, kamu bisa melakukan penyaringan dari sisi caleg petahana atau calon baru. Misalnya, kamu merasa selama ini caleg petahana tidak memberikan perhatian kepada wilayahmu, mungkin saatnya mencari sosok yang baru.

Pada situs KPU, kamu bisa mengetahui caleg dapil wilayahmu yang berstatus petahana atau bukan.

Ketiga, perhatikan program yang diusung para caleg, jika programnya mustahil direalisasikan lebih baik dihindari saja. Misalnya, program caleg adalah bebas pajak STNK seumur hidup sampai makan gratis seumur hidup.

Keempat, hati-hati dengan caleg yang berstatus artis. Pasalnya, di tengah caleg lain yang tidak dikenal, peluang para artis meraup suara besar. Padahal, caleg berstatus artis ini belum tentu memiliki kualitas yang bagus.

Nah, itu empat cara kamu bisa menyaring caleg yang akan menjadi pilihanmu pada pemilu 17 April 2019 nanti. Sudah siap untuk menyoblos?

Tag : Pilpres 2019
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup