Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Data, Fakta, dan Tips Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Konfirmasi adanya kasus virus corona di Indonesia menimbulkan rasa khawatir di masyarakat. Namun, virus corona sebenarnya dapat dicegah dan pasiennya pun bisa sembuh.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com03 Maret 2020  |  14:42 WIB
Infografik terkait virus corona. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo telah menegaskan pemerintah siap menangani kasus positif COVID-19 menyusul adanya temuan dua kasus infeksi virus corona di Indonesia.

Dia menyatakan telah ada lebih dari 100 rumah sakit yang memiliki ruang isolasi di seluruh Indonesia, yang disiapkan untuk menangani kasus penyebaran virus corona.

"Perlu saya sampaikan bahwa sejak awal pemerintah benar-benar mempersiapkan. Persiapan rumah sakit lebih dari 100 dengan ruang isolasi dengan standar isolasi yang baik," ujar Jokowi, Senin (2/3/2020).

Pemerintah juga memastikan menjaga 135 pintu masuk ke Indonesia, baik darat maupun udara, serta memiliki alat pendeteksi sesuai protokol World Health Organization (WHO).

Mengacu ke data yang dikumpulkan Johns Hopkins University dari WHO, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS, serta sejumlah komisi kesehatan China, per Selasa (3/3/2020) pukul 14.20 WIB, jumlah korban meninggal akibat virus corona sudah menembus 3.117 orang di seluruh dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 2.944 kasus di antaranya terjadi di China daratan.

Secara keseluruhan, ada 90.937 kasus yang sudah dikonfirmasi di seluruh dunia. Di China daratan saja, ada 80.151 kasus.

Jumlah ini lebih tinggi ketimbang Senin (2/3), ketika Jokowi mengumumkan temuan dua kasus di Indonesia. Kemarin, angkanya masih berkisar 89.073 kasus infeksi yang terkonfirmasi.

Namun, masyarakat diimbau tak khawatir berlebihan karena penyebaran virus corona bisa diminimalisir dan pasiennya pun bisa sembuh. Mengutip data Johns Hopkins University, jumlah pasien yang berhasil sembuh sudah mencapai 48.017 orang atau lebih dari 50 persen dari total kasus yang ada.

Secara keseluruhan, fatality rate atau tingkat fatalitas COVID-19 masih lebih rendah dibandingkan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun memberikan tips pencegahan penyebaran virus corona. Pertama, tidak melakukan kontak dengan penderita.

Kedua, menghindari orang-orang yang diduga terpapar, khususnya mereka yang baru datang dari negara-negara yang positif kasus virus corona. Ketiga, memakai masker jik beraktivitas di tempat umum.

Keempat, rutin menjaga kebersihan, terutama cuci tangan dengan sabun atau memakai cairan pembersih tangan yang mengandung antiseptik. Kelima, beristirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta berolahraga rutin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar


Berita Terkini Lainnya

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top