Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Palagan Ketua Kadin Indonesia, Ini Profil Arsjad Rasjid & Anindya Novyan Bakrie

Kadin Indonesia menyongsong pelaksanaan pemilihan ketua umum baru yang direncanakan pada akhir Juni 2021.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 29 Mei 2021  |  10:19 WIB
Profil Arsjad Rasjid & Anindya Novyan Bakrie, calon Ketua Umum Kadin Indonesia. - Ilustrasi / Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilihan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021—2026 direncanakan bakal digelar pada akhir Juni 2021 mendatang. 

Dua nama telah mengemuka dalam kontestasi 5 tahunan para pengusaha di Tanah Air dalam Kadin Indonesia itu. Nama yang hendak mengembangkan Kadin Indonesia itu adalah Arsjad Rasjid, bos dari Grup Indika. Nama lain adalah pemimpin konglomerasi Kelompok Bakrie, Anindya Novyan Bakrie.

Para calon Ketua Umum akan membawa Kadin Indonesia di era yang bakal jauh lebih menantang. Dampak pandemi yang menggelayuti perekonomian nasional memerlukan Kadin yang kokoh dan jitu dalam mengusung strategi guna berkontribusi aktif dalam proses pemulihan.

Ketua Komite Tetap Ketenagakerjaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bob Azzam mengatakan dampak pandemi Covid-19 terhadap perusahaan anggota organisasi yang berbeda-beda menjadi indikator kuat yang mengharuskan disusunnya strategi lebih detil.

"Kami akan lebih detil dalam membuat strategi kebijakan ke depan dan tidak bisa hanya membuat satu policy yang bersifat menyeluruh. Policy yang dibuat mesti dilihat case by case. Itu tantangan yang berat ke depannya," ujarnya, Minggu (23/5/2021).

Di sektor ketenagakerjaan, sambungnya, UU Cipta Kerja diharapkan tidak hanya dimanfaatkan dalam menciptakan lapangan kerja melalui relaksasi kemudahan berusaha tetapi juga untuk mengakomodasi adanya transformasi sektor ketenagakerjaan.

Hal tersebut bukan pekerjaan mudah meskipun data BPS mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2021 mengalami penurunan dibandingkan dengan Agustus tahun lalu sebesar 1,02 juta angkatan kerja dari 9,77 juta menjadi 8,75 juta.

Pasalnya, perbaikan angka tersebut belum sejalan dengan kualitas pekerjaan yang tersedia, di mana sebagian besar pekerja di Indonesia bekerja di sektor informal yang cenderung tidak stabil dan belum menunjukkan belum terjadinya proses transformasi.

Pada periode kepemimpinan berikutnya,  Kadin perlu mendorong UU Ciptaker dapat mengakomodasi peningkatan kemampuan pekerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Lalu bagaimanakah rekam jejak Arsjad Rasjid dari Grup Indika dan pemimpin konglomerasi Kelompok Bakrie Anindya Novyan Bakrie yang hendak memimpin Kadin Indonesia? (lihat infografik). 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy Grup Bakrie ketua umum kadin indonesia kadin indonesia
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.



Berita Terkini Lainnya

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top