Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Taktik Kendalikan Peredaran Ponsel Ilegal

Demi mengendalikan peredaran ponsel ilegal, pemerintah bakal meminta operator seluler untuk memastikan semua ponsel yang terhubung bukan produk ilegal.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 02 Januari 2019  |  11:52 WIB
Pemerintah bakal menggunakan kode IMEI untuk membendung peredaran ponsel yang diimpor secara ilegal.- Husin Parapat/ Amri Hidayat - Ilham Mogu
Pemerintah bakal menggunakan kode IMEI untuk membendung peredaran ponsel yang diimpor secara ilegal.- Husin Parapat/ Amri Hidayat - Ilham Mogu

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah meminta operator seluler memastikan semua ponsel yang terhubung bukan perangkat ilegal.

Kewajiban itu tertulis pada draf Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang identifikasi, registrasi, dan pemblokiran Perangkat bergerak yang tersambung ke jaringan telekomunikasi seluler.

Nantinya, ponsel yang bisa tersambung dengan jaringan seluler harus memenuhi beberapa syarat seperti, memiliki nomor seri perangkat atau international mobil equipment identifier (IMEI) unik. nomor IMEI pun tidak dalam daftar hilang.

Lalu, ponsel harus dilengkapi dengan sertifikat dari Direktorat Sumber Daya, Perangkat Pos, dan Informatika. Selain itu, ponsel juga harus terdaftar dalam tanda pendaftaran produk (TPP) produksi atau dan TPP impor.

Kemudian, dari sisi operator wajib memiliki alat autentikasi perangkat atau equipment identity register (EIR). Alat itu akan digunakan untuk memasangkan nomor pelanggan yang tertanam pada kartu SIM dan IMEI pada perangkat.

Operator seluler dikabarkan bersedia untuk mengikuti aturan pemerintah tersebut. Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi tengah menunggu konfirmasi mengenai kesiapan sistem pengelola basis data nomor IMEI yang disediakan Kementerian Perindustrian.

Di sisi lain, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menilai pemerintah harus memastikan aturan itu tidak menghambat akses masyarakat atas layanan seluler atau peredaran pasar ponsel bekas.

Soalnya, salah satu yang bisa memincu penetrasi seluler adalah keberadaan pasar ponsel bekas yang menawarkan harga lebih murah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone ilegal ponsel ilegal
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top