Kemenperin Optimistis Kejar Target Investasi Rp149,7 triliun Pada 2019

Kementerian Perindustrian optimistis bisa mengejar target investasi pada sektor kimia, farmasi, dan tekstil senilai Rp149,7 triliun pada tahun ini. Pasalnya, ada dua pelaku industri petrokimia yang bakal investasi Rp130 triliun pada tahun ini.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 10 Januari 2019  |  14:58 WIB
Kemenperin Optimistis Kejar Target Investasi Rp149,7 triliun Pada 2019
Kementerian perindustrian optimistis bisa kejar target investasi Rp149,7 triliun. - Amri Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian optimistis dapat merealisasikan target investasi pada sektor industri kimia, farmasi, dan tekstil yang dipatok senilai Rp149,7 triliun pada tahun ini.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono memproyeksikan sudah ada investasi siap masuk senilai US$8,9 miliar atau Rp130 triliun pada 2019. Investasi itu berasal dari dua pelaku industri petrokimia yakni, PT Lotte Chemical Indonesia dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Kementerian Perindustrian tinggal mencari tambahan senilai Rp19,7 triliun untuk merealisasikan target yang ada.

Lotte Chemical Indonesia bakal menggelontorkan US$3,5 miliar untuk pembangunan industri petrokimia di Cilegon, Banten.

Lalu, Chandra Asri menggelontorkan US$5,4 miliar untuk pabrik naptha cracker. Pabrik emiten berkode TPIA itu berkapasitas 2,5 juta ton per tahun.

Di sisi lain, industri farmasi diproyeksikan bisa tumbuh 7% sampai 10% pada 2019. Hal itu dipicu oleh peningkatan investasi dan catatan kinerja positif dengan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sementara itu, sektor tekstil sudah diminati oleh beberapa investor seperti dari Korea Selatan dan China. Bahkan, investor asal China disebut bakal menanamkan modal investasi senilai Rp10 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
petrokimia, farmasi, tekstil, chandra asri

Tag : petrokimia, farmasi, tekstil, chandra asri
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top